Beda Pilihan Bukan Alasan Untuk Saling Menyalahkan

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tempat memang tidak menjadi alasan seseorang untuk tidak berkembang, apalagi dengan didukung perlengkapan yang memadai. Namun, kenapa justru organisasi-organisasi yang berpotensi melahirkan orang-orang kritis, organisasi-organisasi yang katanya setara dengan kedudukan tertentu, organisasi yang katanya menjadi pengawas peran tertentu, malah diberikan tempat yang seadaanya, diberikan ruang yang bahkan sekecil-kecilnya? Hal yang sering kali saya temui terutama dilingkungan pendidikan.


Meskipun begitu, ditempat sekadarnya tadi, para pengurus dituntut untuk bisa melakukan banyak hal. Mereka dituntut untuk bisa berdiskusi, menerima tamu, menyalurkan aspirasi, dan menemukan solusi, serta merancang event-event besar yang bisa jadi menguntungkan stakeholder yang memiliki kedudukan tinggi. Saat membuat acara, mereka diminta agar memangkas anggaran biaya. Saat mengadakan rapat, mereka dibatasi jam kerjanya. Saat akan mengadakan pembelaan malah ditutup atau dipersulit aksesnya.

Kenapa ? Bukannya memang itu fungsinya kami dididik setinggi ini ? Menjadi bagian orang beruntung yang masih tetap bisa melanjutkan pendidikan sampai jenjang ini, menjadi perwakilan mereka yang sering dibodohi karena pendidikan yang kurang mumpuni ?


Nayatanya banyak hal yang justru saya kagumi. Sesempit apapun tempat yang mereka diami, sesederhana apapun fasilitas yang bisa mereka nikmati, sekecil apapun peluang yang mereka temui, justru itu yang membuat mereka berdiri. Seperti tanaman yang berada dalam kegelapan. Mereka masih terus berupaya untuk menemukan sinar matahari, agar mereka tidak mati. Secara tidak langsung dari sana mereka diajari, bagaimana cara berpikir kritis dan berpikir logis. Melalui kesederhanaan yang mereka rasakan, mereka jadi tau rasanya persaudaraan, mereka jadi tau mana itu kawan dan mereka jadi tau siapa yang sebenarnya ingin menentang.


Untuk anggota organisasi tingkat sekolah atau perguruan tinggi, negara ini masih butuh kalian yang peduli. Bukan hanya peduli nilai akademiknya tapi juga polemik negaranya. Menyuarakan pendapat bukan alasan untuk mengkambinghitamkan tidak bisa lulus cepat, dan lulus cepat tanpa berkontribusi bukan alasan untuk merendahkan mereka yang masih bermaklumat.


Prestasimu atau pun pengabdianmu sangat berguna bagi bangsamu. Mereka yang memilih untuk berkonsentrasi pada bidang akademik memiliki alasannya masing-masing. Begitupun mereka yang menceburkan diri berjibaku melakoni organisasi. Mereka pun memiliki cita-citanya sendiri. Perbedaan jalan yang kalian tempuh bukan menjadi alasan untuk saling menyalahkan dan tidak bersatu. Perbedaan pilihan yang kalian ambil bukan menjadi alasan untuk saling menghakimi satu sama lain.


Alangkah indahnya negeri ini jika rakyatnya menghargai perbedaan. Menghormati setiap keputusan. Saling mementingkan kepentingan bersama, bukan bersama-sama saling menguntukan kepentingan suatu golongan saja.


Teruntuk para pemuda hebat. Jangan padamkan semangat, karena kita calon pemimpin bangsa yang hebat.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cita dan Bahagia

Identitas yang Disalahartikan